Secangkir

Secangkir Kopi


Oleh: Al Muiz Ld.

Dahaga merangrang sekujur tubuh
Saat akal tak lagi nakal
Saat hati tak lagi simpati
Saat kaki tak lagi berfungsi
Saat diri tak lagi berbakti

Disana ada secangkir kopi

Secangkir kopi,
Mampu menginjeksi energi
Dari mulut merasuk ke akal budi
Hingga kau bisa kembali berimajinasi

Secangkir kopi,
Meneduhkan problema
Yang penuh teka teki
Dengan pisau tiki taka
ala Neymar, Suarez dan Messi

Secangkir kopi,
Episode dialektika manusiawi
Bisa jadi konsolidasi
Antar generasi
Menolak kedzoliman korporasi

Semoga besok bisa bangun pagi
Dan melakukan aksi

Malang-KopiLanang,
Rabu, 12 Oktober 2016
02.23 WIB