Khidr di Tengah Kota: Menyoal Sampah dan Keselamatan

khidr

Oleh: Al Muiz Ld.

Once upon a time, sekitar dua tahun yang lalu, di sebuah desa yang ramai akan segerombolan pendatang dari penjuru Nusatara. Gerombolan yang datang mencari ilmu dari kampus negeri atau pun swasta yang memadati kampung yang dulunya asri nan rindang dengan pemandangan sawah nya. Kampung yang mengalir deras pemikiran para intelektual muda dari kalangan pemuda Islam Indonesia, hingga saat ini. Continue reading

Advertisements

Dialog Toleransi Gusdurian dan GKI

IMG-20150808-WA0009

Oleh: Al Muiz Ld.

“Kebhinekaan merupakan corak yang telah melekat dan mampu bertahan cukup lama di Indonesia. Yang dimana, Secara historikal Indonesia lahir dari beragam keyakinan, suku, ras hingga budaya lokal. Embriologi Indonesia bukanlah lahir dari rahim yang memiliki struktur kemasyarakatan yang homogen, akan tetapi ia adalah “anak kandung” dari heterogenitas kultur masyarakatnya, yang menjadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia masih begitu kokoh berdiri sampai saat ini. memancarkan nuansa dinamis bagi bangsanya, agar manusia saling memahami satu sama lain bahwa sesungguhnya Tuhannya menciptakan makhlukNya berbeda-beda, untuk saling mengenal (li ta’arafu) serta berlomba-lomba dalam kebajikan (fastabiqul khoirot)”.

Continue reading

Kejutan dari Timor Leste

CIMG0293

Bersama Menteri Timor Leste di Hotel Tugu Malang

Oleh: Al Muiz Ld.

Coretan ini akan menyusuri sekilas terkait negara yang dulunya bagian dari Republik Indonesia (RI), Timor Leste. Berdasarkan informasi dari Wikipedia, Republik Demokratik Timor Leste (juga disebut Timor Lorosa’e), yang sebelum merdeka bernama Timor Timur, adalah sebuah negara kecil di sebelah utara Australia dan bagian timur pulau Timor. Selain itu wilayah negara ini juga meliputi pulau Kambing atau Atauro, Jako dan Anklave, Oecussi- Ambeno di Timor Barat. Timor Leste dulu adalah salah satu provinsi di Indonesia, Timor Leste secara resmi merdeka pada tanggal 20 Mei 2002. Sebelumnya bernama Provinsi Timor Timur, ketika menjadi anggota PBB, mereka memutuskan untuk memakai nama Portugis “Timor Leste” sebagai nama resmi negara mereka. Continue reading