Review Buku“Prisma Pemikiran Gusdur”

2 prisma

sumber: goodreads com

Oleh: Al Muiz Ld.

Buku ini merupakan karya Gusdur, tulisan seluruhnya diambil dari majalah prisma, majalah fenomenal di tahun 70/80-an. yang kini diterbitkan oleh LkiS. Kajian dalam buku ini sangat luas, meliputi politik, ideologi, nasionalisme, gerakan keagamaan, pemikiran sosial dan budaya. Sehingga mushaf pemikiran Gus Dur terkumpul dengan judul “Prisma Pemikiran Gus Dur, alasannya ialah karena tulisan ini diambil dari majalah prisma dan sifat tulisan yang kontemplatif dan reflektif.

Abdurrahman ialah salah seorang intelektual muda yang menonjol dan sangat disegani. Tokoh yang pengabdiannya sangat luar biasa ditataran Nahdhatul Ulama’ (NU), orgaisasi yang sering menghiasi media. Popularitas yang mengalami pasang surut. Dekade terakhir ini Abdurrahman menjadi sangat kontroversial, ketika beliau berusaha melerai yang terlibat kekerasan, ketika beliau juga berusaha menyebrangi badai dan gelombang besar pada akhir pemerintahan Soeharto dan era reformasi. Kendati demikian, Abdurrahman tetap dan bahkan semakin populer sebagai figur yang karismatik dan menebarkan cinta ke seluruh penjuru (wujud kecintaan yang mendalam terhadap budaya islam tradisional dan terhadap islam) (Greg).

Buku yang terdiri dari tujuh belas bahasan ini memiliki prisma yang sangat luas. Pertama ditinjau dari prisma agama, ideologi dan pembangunan. Masih besarnya kesenjangan antara ideologi negara dan keyakinan agama, ideologi hanya dijadikan sebagai penyelesaian sementara dan mengandung potensi pertentangan dikemudian hari. Ajaran agama yang hanya dijadikan sumber inspirasi bagi aspirasi non keagamaan di kalangan gerakan keagamaan yang menyajikan alternatif pemerintahan yang monolitis. Orientasi sangat kuat dalam melakukan kinerja aktual gerakan keagamaan di kalangan mikro, sehingga menjadi penghubung gerakan keagamaan dan non keagamaan. Oleh sebab itu, aspirasi yang muncul dari keinginan memelihara kemurnian ideologi negara dan keutuhan konstitusi haruslah dihargai sepenuhnya serta gerakan keagamaan mikro harus dijunjung tinggi dalam membantu kinerja pemerintahan.

Prisma lainnya ialah reideologi dan retradisionalisasi dalam politik merupakan upaya membangun gerakan politik yang dinamis, tanpa menciderai nilai-nilai keislaman. Selanjutnya dalam menjadikan hukum islam sebagai penunjang pembangunan, yang tidak harus dimaknai kaku, akan tetapi hukum islam merupakan ajakan kepada pengembangan dan penyegaran. Ajakan seperti itu yang menjadikan kebutuhan sesaat, tetapi yang dimaksud ialah upaya yang membuatnya lebih peka terhadap kebutuhan manusia kini hingga mendatang.  Dengan kepekaaan tersebut hukum islam akan senantiasa mengadakan penyesuaian sekedar yang diperlukan tanpa harus mengorbankan nilai-nilai transendentalnya yang telah ditetepkan Allah (Al Qur’an dan Al Hadits).

Islam dan militerisme dalam lintas sejarah merupakan hal yang perlu diketahui oleh umat islam khusunya. Peranan islam dalam mengawal pemerintahan dan kemanusiaan dengan sebuah militerisme, dari sejarah nabi hingga kekinian. Sejarah islam membuktikan bahwa militerisme islam kini tidak lagi cukup hanya upaya ekspresi keimanan dan keislaman belaka, tetapi harus menjadi bagian dari upaya kemanusiaan umum untuk membebaskan rakyat tertindas dari belenggu kenistaan, kehinaan dan kepapaan.

Menuju ke prisma lainnya, hak asasi manusia, nasionalisme, pesantren dan pendidikan elitis, protes sosial, timur tengah, NU dan islam di Indonesia dan kajian-kajian islam antar daerah. Semua terlintas dipemikiran Gus Dur yang fenomenal, yang mengajarkan kearifan islam atau nilai nilai keislaman (rahmatan lil alamin) yang tidak diisolasi pada ajaran islam yang formal, akan tetapi tercapainya pembebasan dari pemikiran islam tersebut dalam konteks kemanusiaan, kenegaraan, HAM, pendidikan bahkan islam itu sendiri. Islam yang ramah bukan islam yang marah. Islam yang toleran bukan islam yang intoleran.

Wassalamualaikum.wr.wb

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s